Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion Jakarta - CATATAN: Depresi dan munculnya keinginan bunuh diri bukanlah hal sepele. Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh atau fisik. Jika gejala depresi semakin parah, segeralah menghubungi dan berdiskusi dengan profesional seperti psikolog, psikiater, maupun langsung mendatangi klinik kesehatan jiwa. Konsultasi online secara gratis juga bisa diakses melalui laman Healing119.id.Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan sepanjang 2026 sudah ada empat anak yang meninggal bunuh diri di Indonesia. Kasus tersebut terjadi di sejumlah daerah dengan latar belakang keluarga berbeda."Dalam tahun 2026 ini sudah ada 4 orang yang meninggal. Empat anak yang meninggal itu ada di NTT, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur," kata Menkes dalam konferensi pers Senin (9/3/2026). Ia menyebut usia anak-anak tersebut berkisar 11 hingga 14 tahun. Menurutnya, kasus bunuh diri pada anak tidak hanya terjadi pada keluarga kurang mampu, tetapi juga ditemukan pada keluarga dengan kondisi ekonomi menengah hingga atas."Dan tidak hanya dari golongan miskin seperti yang di Ngada. Ada juga yang golongan menengah. Jadi bahwa ini hanya terjadi di keluarga tidak mampu, kenyataannya tidak demikian. Ini juga terjadi di keluarga yang kelas menengah ke atas," sorot Menkes.
Soroti 4 Kasus Anak Bunuh Diri di 2026, Menkes Ungkap Pemicu Terbanyak
Informasi Berita
✓ Aktif
0 kali
09 Mar 2026
Berita Terkait
Baca artikel lainnya di kategori yang sama
Poli Anak
Polling: Sudah Ada MBG, Masihkah Ada Rutinitas Siapin Bekal Anak Sekolah?
Detik - Kesehatan
01 Apr 2026
Poli Anak
Kenapa Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ternyata Ini yang Terjadi di Otaknya
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026
Poli Anak
Riset: Laki-laki Gen Z Lebih 'Kolot' dari Boomers, Ngasuh Anak Disebut Tak Maskulin
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026