Stop Cium-Peluk Bayi saat Lebaran! Kata Dokter Anak, Bisa Begini Risikonya

Stop Cium-Peluk Bayi saat Lebaran! Kata Dokter Anak, Bisa Begini Risikonya
  • Detik - Kesehatan
  • 0 Views
Foto: Getty Images/iStockphoto/NataliaLeb Jakarta - Media sosial sedang ramai template story Instagram untuk setop memeluk dan mencium bayi di momen lebaran. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan si kecil dari penularan campak dan influenza.Praktisi kesehatan dr Anton D Saputra, SpA, AIFO-K mengatakan bahwa tren ini terbilang efektif dalam menekan penularan campak. Pasalnya, campak termasuk salah satu penyakit yang mudah menular."Khusus untuk campak, kenapa infeksius banget? Campak itu nularin bahkan 4 hari sebelum ruamnya muncul. Kita ada namanya fase prodromal, jadi sebelum muncul ruam di badan, dia bisa 2-3 hari sebelumnya baru mulai demam," kata dr Anton saat dihubungi detikcom, Jumat (13/3/2026). "Ada 3C namanya: cough, coryza, conjunctivitis. Matanya merah, batuk, pilek ada 3 itu," sambungnya.
Kategori: Poli Anak