Foto: Getty Images/iStockphoto/NataliaLeb Jakarta - Media sosial sedang ramai template story Instagram untuk setop memeluk dan mencium bayi di momen lebaran. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan si kecil dari penularan campak dan influenza.Praktisi kesehatan dr Anton D Saputra, SpA, AIFO-K mengatakan bahwa tren ini terbilang efektif dalam menekan penularan campak. Pasalnya, campak termasuk salah satu penyakit yang mudah menular."Khusus untuk campak, kenapa infeksius banget? Campak itu nularin bahkan 4 hari sebelum ruamnya muncul. Kita ada namanya fase prodromal, jadi sebelum muncul ruam di badan, dia bisa 2-3 hari sebelumnya baru mulai demam," kata dr Anton saat dihubungi detikcom, Jumat (13/3/2026). "Ada 3C namanya: cough, coryza, conjunctivitis. Matanya merah, batuk, pilek ada 3 itu," sambungnya.
Stop Cium-Peluk Bayi saat Lebaran! Kata Dokter Anak, Bisa Begini Risikonya
Informasi Berita
✓ Aktif
0 kali
16 Mar 2026
Berita Terkait
Baca artikel lainnya di kategori yang sama
Poli Anak
Polling: Sudah Ada MBG, Masihkah Ada Rutinitas Siapin Bekal Anak Sekolah?
Detik - Kesehatan
01 Apr 2026
Poli Anak
Kenapa Anak Tantrum saat Gadget Diambil? Ternyata Ini yang Terjadi di Otaknya
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026
Poli Anak
Riset: Laki-laki Gen Z Lebih 'Kolot' dari Boomers, Ngasuh Anak Disebut Tak Maskulin
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026