Foto: thinkstock Jakarta - Selama bulan Ramadan, beberapa pasangan suami istri mungkin mencuri-curi waktu untuk bercinta setelah sahur dengan quickie sex atau 'seks kilat'. Sebenarnya tidak masalah, tetapi ada yang perlu diperhatikan.Pakar seks dr Boyke Dian Nugraha mengungkapkan sebaiknya 'seks kilat' hanya dijadikan variasi bercinta saja, alias tidak menjadi kebiasaan rutin."Boleh sesekali, sebagai tambahan saja. Intinya sih tetap harus dilakukan dengan pola-pola yang lebih romantis, menggunakan tempat-tempat tertentu, di kamar, di ruang tengah, itu akan lebih menyenangkan dan berkesan," saran dr Boyke, saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu. dr Boyke menyarankan menyiapkan waktu tertentu di bulan Ramadan untuk berhubungan intim. Bisa dilakukan di momen sebelum sahur, saat kadar testosteron pria juga tengah tinggi, misalnya di pukul 2-3 pagi."Jadi tetap harus ada foreplay, orgasme, dan afterplay harus tetap dilakukan," tambahnya. dr Boyke. (Foto: Khairunnisa Adinda Kinanti/detikHealth)
Curi-curi Waktu Bercinta Jelang Sahur, dr Boyke Bagikan Trik 'Quickie' yang Aman
Informasi Berita
✓ Aktif
0 kali
09 Mar 2026
Berita Terkait
Baca artikel lainnya di kategori yang sama
Profil Dokter
3 Dokter Internship Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes Beberkan Faktor Penyebab
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026
Profil Dokter
Klaim Menyesatkan Influencer Sebut TBC Bisa Dicegah-Diobati dengan Herbal
Detik - Kesehatan
16 Mar 2026
Profil Dokter
Siap-siap OTW Mudik, Mending Berangkat Pagi atau Malam Ya? Ini Saran Pakar
Detik - Kesehatan
15 Mar 2026