Foto: Getty Images/iStockphoto/Yamtono_Sardi Jakarta - Menentukan waktu keberangkatan mudik sering kali menjadi dilema. Ada yang memilih siang hari demi jarak pandang yang jelas, namun ada pula yang lebih nyaman berangkat malam hari demi menghindari cuaca panas dan menjaga stamina setelah berbuka puasa.Lantas, mana pilihan yang paling ideal dari sisi kesehatan dan keamanan?Praktisi kesehatan tidur, dr Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT, menjelaskan bahwa baik siang maupun malam hari sebenarnya memiliki keunggulannya masing-masing. Kuncinya bukan pada jam keberangkatan, melainkan pada kesiapan fisik individu tersebut. "Tergantung kondisi individu masing-masing. Kalau memang dia fit, istirahat cukup, aman sih pilih siang atau malam hari," ujar dr Daniel.Menurut dr Daniel Thomas Suryadisastra, tantangan terbesar dalam perjalanan jarak jauh adalah rasa kantuk. Ia memperingatkan agar pengemudi yang memiliki kualitas tidur buruk tidak memaksakan diri di waktu kapan pun. Hindari (perjalanan jauh) untuk orang yang kelelahan fisik berlebihan, yang kurang tidur, tidurnya tidak berkualitas, atau memang dia yang gampang tertidur sehari-hari, gampang ngantuk," tegasnya."Jadi hindari dulu untuk nyetir dalam jangka waktu yang panjang."
Siap-siap OTW Mudik, Mending Berangkat Pagi atau Malam Ya? Ini Saran Pakar
Informasi Berita
✓ Aktif
0 kali
15 Mar 2026
Berita Terkait
Baca artikel lainnya di kategori yang sama
Profil Dokter
3 Dokter Internship Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes Beberkan Faktor Penyebab
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026
Profil Dokter
Klaim Menyesatkan Influencer Sebut TBC Bisa Dicegah-Diobati dengan Herbal
Detik - Kesehatan
16 Mar 2026
Profil Dokter
Pesan Dokter Gizi Buat yang Ingin Ngopi Biar Tak Ngantuk selama Nyetir Mudik
Detik - Kesehatan
15 Mar 2026