Ilustrasi (Foto: Getty Images/Caiaimage/Agnieszka Wozniak) Jakarta - Belakangan ini, obat retatrutide ramai dibicarakan di media sosial sebagai 'senjata baru' untuk menurunkan berat badan. Tak sedikit orang yang mengaitkannya dengan tren diet ekstrem hingga program gym agar tubuh cepat kurus.Dokter spesialis gizi klinik dr Nathania Sheryl Sutisna, SpGK mengatakan bahwa obat ini memang terbukti menurunkan berat badan hingga 24 persen dalam studi awal."Retatrutide sering disebut sebagai 'next-generation obesity drug' karena penurunan berat badan yang sangat besar dalam studi awal. Namun penting diingat, obat ini masih uji klinis fase 3 dan belum disetujui regulator di negara mana pun," kata dr Nathania di Instagram, dikutip atas izin yang bersangkutan, Minggu (15/3/2026). "Terapi obesitas tetap berbasis: nutrisi, aktivitas, perilaku, dan obat yang sudah terbukti aman," sambungnya.Cara Kerja RetatrutideObat ini dikenal dengan terapi hormon metabolik generasi baru dengan cara bekerja pada tiga reseptor sebagai berikut: GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1) membuat kenyang lebih cepatGIP (Glucose-Dependent Insulinotropic Polypeptide) berperan dalam metabolisme lemakGlukagon berperan dalam peningkatan pembakaran energi."Kombinasi ini penurunan berat badan lebih besar dibanding obat sebelumnya. Juga memengaruhi pusat nafsu makan di otak dan penggunaan energi tubuh. Ditujukan untuk obesitas dan gangguan metabolik terkait," kata dr Nathania.
Viral Obat Retatrutide Buat Diet-Gym, Dokter Wanti-wanti Bahayanya
Informasi Berita
✓ Aktif
0 kali
15 Mar 2026
Berita Terkait
Baca artikel lainnya di kategori yang sama
Profil Dokter
3 Dokter Internship Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes Beberkan Faktor Penyebab
Detik - Kesehatan
31 Mar 2026
Profil Dokter
Klaim Menyesatkan Influencer Sebut TBC Bisa Dicegah-Diobati dengan Herbal
Detik - Kesehatan
16 Mar 2026
Profil Dokter
Siap-siap OTW Mudik, Mending Berangkat Pagi atau Malam Ya? Ini Saran Pakar
Detik - Kesehatan
15 Mar 2026